Van Dijk Tidak Lagi Suka Nonton Piala Dunia 2022, Karena Kesal Dikandaskan Argentina di Perempat Final

Van Dijk Tidak Lagi Suka Nonton Piala Dunia 2022, Karena Kesal Dikandaskan Argentina di Perempat Final
Van Dijk Tidak Lagi Suka Nonton Piala Dunia 2022, Karena Kesal Dikandaskan Argentina di Perempat Final

NEXTSPORT.ID – Pemain Timnas Belanda, Virgil van Dijk akui tak lagi suka menonton Piala Duni 2022. Hal itu karena kekesalannya setelah kalah dari Argentina dalam perempat final Piala Dunia 2022.

Ketidaksukaan Van Dijk untuk menonton sisa laga Piala Dunia 2022 itu diungkapkan ketika konferensi pers setelah laga.

Alih-alih menjawab pertanyaankesempatan Tim Tango melaju ke final, pemain yang juga memperkuat Liverpool ini memberikan jawaban yang mengejutkan.

BACA JUGA:  Korea Selatan Kandas 2-3 dari Ghana, Mohammed Kudus Inisiator Kemenangan Lewat Brace-nya

“Saya tidak peduli lagi, saya tidak akan menontonnya [sisa pertandingan Piala Dunia] lagi,” ujar dia dikutip dari Mirror, Minggu (11/12/2022).

Memotret pertandingan antara Belanda vs Argentina memang diwarnai tensi panas. Van Dijk sempat mendorong Leandro Paredes saat menendang bola ke bangku cadangan Belanda.

Tak hanya itu, pelanggaran keras juga dilakukan antara dua tim tersebut. Bahkan wasit mengeluarkan 14 kartu kuning selama laga itu.
Belanda memang tertinggal 0-2 dari Tim Tango. Namun setelah pelatih Louis van Gaal memasukkan Wout Weghorst, keadaan berubah dan Weghorst mencetak dua gol sekaligus.

BACA JUGA:  Sudah Lupakan Kekalahan dari Persib, Aji Santoso Klaim Persebaya Siap Gempur Persik Kediri

Laga yang dilanjutkan ke adu penalti ini harus menjadi kenyataan Belanda untuk mengakui keunggulan Argentina. Messi dkk berhasil menyelesaikan tugasnya, skor adu penalti berakhir 3-4 untuk kemenangan Argentina.

Menelisik penguasaan bola, sebenarnya De Oranje lebih unggul dengan mengemas 52 persen dari Argentina yang meraih 48 persen saja. Meski begitu, Argentina memiliki 14 kali percobaan tendangan ke gawang di mana lebih banyak dari Belanda yang hanya menendang enam kali.

BACA JUGA:  Wasit Liga 3 Penuh Kontroversi, PSSI Persilahkan Pergi Cari Kerjaan Lain, Netizen : Mafia Bolanya Berantas !

Meski begitu, penguasaan bola bagi Belanda saat itu tampak tak berarti. Mereka terjegal di adu tos-tosan yang mengantarkan ke jurang kekalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close