Timnas Prancis Melawan Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022, Didier Deschamps Cemas Kutukan Juara Bertahan

Timnas Prancis Melawan Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022, Didier Deschamps Cemas Kutukan Juara Bertahan
Timnas Prancis Melawan Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022, Didier Deschamps Cemas Kutukan Juara Bertahan

NEXTSPORT.ID – Timnas Prancis melawan Maroko di semifinal Piala Dunia 2022, Didier Deschamps cemas kutukan juara bertahan. Les Bleus – julukan Timnas Prancis – mengandaskan Inggris 2-1 di perempatfinal.

Prancis unggul lebih awal di menit ke-17 di Stadion Al Bayt, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Sempat disamakan oleh Inggris, tandukan Olivier Giroud di menit ke-78 menambah keunggulan Prancis.

Sedangkan satu gol Inggris disumbang Kane di menit ke-54 melalui titik putih. Hasil ini pun mengakibatkan Timnas Prancis bisa kembali lagi lolos ke babak semifinal, untuk dua edisi Piala Dunia secara berurutan.

BACA JUGA:  Piala Menpora 2022 Resmi Bergulir Pada Pertengahan Juni

Bukan hanya itu, Prancis juga memiliki peluang untuk mengulang kembali prestasi menjadi juara dunia. Sebagai juara bertahan, mereka bisa mencetak sejarah, kalau dapat menjuarai dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Meski begitu, Deschamps tak ingin terlalu gegabah. Dia tidak mau terlalu memikirkan peluang mempersembahkan titel juara Piala Dunia 2022, sebelum mengalahkan Timnas Maroko.

BACA JUGA:  Ulang Tahun Indonesia ke-76, Insan MotoGP Ucapan Selamat

“Kami sudah berada di paruh perjalanan, tetapi tak akan memikirkannya, hingga akhir. Kami semakin dekat, tetapi fase selanjutnya akan sangat penting bagi kami untuk tetap yakin,” kata Deschamps dikutip Get Football French News.

Deschamps dicemaskan oleh kutukan juara bertahan yang terjadi di beberapa edisi terakhir Piala Dunia. Sebelumnya bahkan banyak juara bertahan yang gagal lolos dari fase grup, seperti Italia (2010), Spanyol (2014), dan Jerman (2018).

BACA JUGA:  Timnas Indonesia Digilas Oman dengan Skor 3-1

Timnas Prancis berhasil mematahkan kutukan tersebut, dengan terus melaju ke babak semifinal. Namun, Deschamps menganggap kutukan itu belum tentu usai, sampai akhirnya sukses kembali menjadi juara dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close