Fernando Santos Mengaku Portugal Terkadang Lebih Bagus Tanpa Cristiano Ronaldo, Dicadangkan Hadapi Maroko?

Juru taktik timnas Portugal, Fernando Santos akhirnya akui jika skuadnya kadang bermain lebih bagus tanpa kehadiran mega bintang Cristiano Ronaldo.
Juru taktik timnas Portugal, Fernando Santos akhirnya akui jika skuadnya kadang bermain lebih bagus tanpa kehadiran mega bintang Cristiano Ronaldo.

NEXTSPORT.ID – Juru taktik timnas Portugal, Fernando Santos akhirnya akui jika skuadnya kadang bermain lebih bagus tanpa kehadiran mega bintang Cristiano Ronaldo.

Hal itu diungkapkan Santos setelah mengantarkan Portugal menang 6-1 atas Swiss di babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Rabu (7/12/2022).

Berlangsung di Stadion Lusail, Qatar, juru taktik 68 tahun itu secara mengejutkan tidak memainkan Cristiano Ronaldo yang selalu bermain dalam tiga laga fase grup.

Posisi Ronaldo digantikan pemain 21 tahun Goncalo Ramos. Keputusan itu terbukti benar di mana Ramos membuat hattrick dalam debut starter dengan tim senior Selecao das Quinas.

Setelah pertandingan, Santos menyampaikankan bahwa keputusannya mengatur startegi dan komposisi pemain tidak bisa diganggu gugat. Dia yakin, apa yang dia putuskan adalah demi kebaikan timnas Portugal.

BACA JUGA:  Lewat Drama Adu Penalti, Villarreal Kadaskan Manchester United Sekaligus Pastikan Gelar Liga Eropa

“Saya akan menggunakan apa yang saya yakini sebagai strategi yang tepat, seperti yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya,” kata Santos dikutip dari AP News, Kamis (8/12/2022).

Santos secara tak langsung mengakui bahwa ketiadaan Cristiano Ronaldo membuat timnya tampil jauh lebih baik karena lini serang memiliki “banyak fluiditas” dan tim bermain sebagai kolektif.
Tak bisa dipungkiri bahwa dengan kehadiran Ronaldo, Portugal tidak akan bisa bermain cair lantaran CR7 sudah tidak memiliki mobilitas dan kecepatan seperti dulu. Dia kini lebih mirip striker murni.

BACA JUGA:  PSSI dan PT LIB Akan Tentukan Format Liga 1 & Liga 2, Netizen : Home Away dan Boleh Nonton ke Stadion !

Golnya yang dianulir karena offside di laga kontra Swiss bisa menjadi contoh bahwa CR7 coba “mencuri” beberapa meter di belakang bek lawan untuk mengkonpensasi kecepatannya yang sudah berkurang.
Sementara itu, Ramos hanya membutuhkan 72 menit dalam start pertamanya di Piala Dunia – faktanya, ini adalah start pertamanya di sepak bola internasional – untuk menunjukkan bahwa dia mungkin adalah pengganti Ronaldo di masa mendatang.

Finishing-nya, permainan link-up-nya, dan pekerjaannya tanpa bola menggarisbawahi mengapa dia disebut-sebut sebagai salah satu hal besar berikutnya dalam sepak bola Portugal.

BACA JUGA:  Inzaghi Senang Dengan Kemenangan Inter menjamu Shakhtar Donetsk

Gelandang Portugal Bruno Fernandes mengatakan terkait Ramos bahwa “kebanyakan orang di dunia belum pernah mendengar tentang dia” sebelum pertandingan melawan Swiss.
Pasca Piala Dunia 2022, klub top mungkin akan merekrut Ramos, sementara Ronaldo tampaknya bakal keluar dari hingar bingar sepak bola level atas dengan bergabung bersama klub Arab Saudi Al Nassr demi mendapatkan gaji fantastis.

Setelah jadi cadangan dan cuma tampil 16 menit kontra Swiss, nasib Cristiano Ronaldo saat Portugal berjumpa Maroko di perempat final Piala Dunia 2022 jadi tanda tanya. Cadangan atau kembali starter?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close