Cody Gakpo Bintang Muda Belanda Jebol Gawang 3 Negara dalam 10 Hari, PSSI Minat Naturalisasi ?

Pemain Timnas Belanda Cody Gakpo kembali lagi mencetak gol untuk timnya di pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala Dunia 2022 ketik melawan Qatar
Pemain Timnas Belanda Cody Gakpo kembali lagi mencetak gol untuk timnya di pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala Dunia 2022 ketik melawan Qatar

NEXTSPORT.ID – Pemain Timnas Belanda Cody Gakpo kembali lagi mencetak gol untuk timnya di pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala Dunia 2022 ketik melawan Qatar, Selasa (29/11/2022) malam.

Ia kerap sukses mencetak gol untuk Belanda dalam tiga laga penyisihan grup, total ada tiga gol dilesakkan dalam waktu 10 hari.

Alumni akademi PSV Eindhoven itu menjalani debut untuk Tim Oranye pada Euro 2020 tahun lalu, namun saat itu dia hanya bermain sebagai pemain pengganti dalam pertandingan menghadapi Macedonia Utara dan hanya bermain selama 11 menit ditambah tiga menit waktu tambahan.

Setelah Euro 2020, Gakpo semakin bersinar di level klub ketika secara keseluruhan dia mencetak 21 gol dalam 47 laga dalam semua kompetisi untuk PSV pada musim 2021-2022.

Sinar Gakpo kian terang ketika membawa bekal 13 gol dalam 24 penampilan bersama PSV yang praktis menjamin tempatnya dalam skuad akhir Belanda untuk Piala Dunia 2022.

BACA JUGA:  Kalah 0-1 Dari Makedonia, Timnas Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar

Setelah hanya menjadi pemain pengganti dalam turnamen bergengsi perdananya, Gakpo membuktikan perkembangannya dengan meraih kepercayaan pelatih kepala Louis van Gaal untuk selalu diturunkan sebagai sebelas pemain pertama Belanda dalam tiap pertandingan penyisihan Grup A.

Pemain 23 tahun itu membayar lunas kepercayaan itu dengan selalu menyarangkan bola ke gawang Senegal, Ekuador, dan Qatar secara berurutan dalam kurun waktu 10 hari.

Van Gaal awalnya menempatkan Gakpo sebagai gelandang serang utama dalam skema 3-5-2 yang diterapkannya untuk Belanda dalam laga pertama mereka di Grup A melawan Senegal.

Meski menempati posisi di belakang dua penyerang, Gakpo justru menjadi pemecah kebuntuan ketika lolos dari radar pertahanan Senegal sembari mendahului kiper Edouard Mendy untuk menanduk bola umpan lambung kiriman Frenkie de Jong.

Gol itu jadi pembuktian ketajaman Gakpo di muka gawang yang memaksa Van Gaal memberi tempat kepada Gakpo sebagai satu dari dua penyerang dalam formasi 3-5-2 yang terus diterapkannya selama fase grup.

BACA JUGA:  Cristiano Ronaldo Mengancam Keluar dari Skuad Portugal di Piala Dunia 2022 Pasalnya Kesal Dicadangkan

Menerima peran berbeda rupanya tak jadi masalah bagi Gakpo yang dalam pertandingan kedua hanya membutuhkan enam menit untuk menggetarkan jala gawang Ekuador.

Gakpo sekali lagi membayar lunas kepercayaan Van Gaal ketika dengan cermat dia menaburi garam pada luka yang sudah diderita tuan rumah Qatar dengan mencetak gol ketiganya dalam tiga pertandingan beruntun.

“Dia punya segalanya untuk menjadi pemain hebat, terutama karena pikiran dia sangat terbuka untuk menerima masukan-masukan baru,” kata Van Gaal dalam jumpa pers setelah Belanda menang 2-0 atas Qatar di Stadion Al Bayt, Al Khor, Selasa.

“Dia baru bermain secara rutin untuk PSV selama 2-3 tahun terakhir dan dia selalu memainkan posisi dari sisi kiri lini depan bukannya posisi nomor 10. Tapi untuk saya dia harus memainkan peranan itu, dan saya yakin dia akan menganggap saya pelatih bagus dan berterima kasih atas kesempatan itu,” kata dia.

BACA JUGA:  Timnas U-20 Indonesia Kalah Tipis dari Turki

Piala Dunia 2022 masih menyisakan lebih dari separuh bulan untuk dimainkan, termasuk salah satunya laga babak 16 besar yang akan dilakoni Belanda sebagai juara Grup A menghadapi runner-up Grup B.

Terlepas dari sejauh apa pun Gakpo bisa membantu Belanda melangkah dalam Piala Dunia 2022, yang jelas dia akan semakin diburu oleh klub-klub elit Eropa setelah perhelatan ini rampung.

Liverpool, Arsenal, dan Manchester United adalah tiga tim yang santer memburu Gakpo, sementara itu lewat penampilannya di Qatar, PSV bisa saja menaikkan banderol sang talenta yang sebelumnya berada pada angka 40-45 juta euro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close