Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat belum kelar

Proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sampai saat ini belum selesai walau telah menuju tahap akhir
Proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sampai saat ini belum selesai walau telah menuju tahap akhir

NEXTSPORT.ID – Proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sampai saat ini belum selesai walau telah menuju tahap akhir. Keduanya tinggal menungu pengambilan sumpah menjadi warga negara Indonesia (WNI)

Hal itu juga diungkapkan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi yang menyampaikan bahwa dua pemain keturunan itu hanya tinggal diambil sumpah sebagai WNI.

Akan tetapi, belum diketahui kapan proses itu bisa terlaksana. Saat ini, PSSI masih menunggu kepastian dari pihak-pihak terkait untuk pengambilan sumpah dua pemain tersebut.

BACA JUGA:  Hadapi Timnas Indonesia, Timnas Curacao Turunkan Pemain Manchester United

“Harapannya November ini, Desember sudah bisa (tampil) di AFF,” kata Yunus Nusi saat ditemui di Lapangan Rugby, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10/2022).

Menurut Yunus, PSSI menargetkan Jordi Amat dan Sandy Walsh bisa membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 pada Desember mendatang.

“Mudah-mudahan bisa ikut AFF, kami targetnya di situ. Alhamdulillah Kemenkumham sudah oke, tinggal menunggu pengambilan sumpah,” terangnya.

BACA JUGA:  Hasil Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23 Skor 0-1, Sangat Disayangkan Garuda Gagal ke Final

Piala AFF akan berlangsung pada 20 Desember 2022 sampai 16 Januari 2023. Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja dan pemenang Kualifikasi antara Timor Leste vs Brunei Darussalam.

Sebanyak 10 tim akan berlaga di Piala AFF yang terbagi dalam dua grup. Format turnamen Piala AFF adalah round robin di mana masing-masing tim memainkan empat pertandingan di babak penyisihan grup. Berbeda dari edisi 2020, Piala AFF 2022 akan dimainkan home-away.

BACA JUGA:  3 Faktor Timnas Indonesia U-16 Akan Menang Mudah atas Guam di Ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

Di Piala AFF 2022 Indonesia berambisi menjadi menjadi juara. Terlebih, skuad Garuda belum pernah merasakan menjadi kampiun pada ajang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close