5 Pemain Sepakbola Mualaf yang Sempat Bela Timnas Indonesia, Nomor 1 Pernah Jadi Mesin Gol

Karier Gonzales meningkat pesat usai dirinya menjadi mualaf. Penyerang kelahiran Uruguay itu tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006, dan 2007-2008
Karier Gonzales meningkat pesat usai dirinya menjadi mualaf. Penyerang kelahiran Uruguay itu tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006, dan 2007-2008

NEXTSPORT.ID – 5 pemain sepakbola mualaf yang sempat memperkuat Timnas Indonesia bakal diulas Okezone di artikel ini.

Para pemain yang sempat memperkuat Timnas itu sangatlah beraneka ragam, ada yang dikenal karena pemain naturalisasi dan ada pula yang dikenal sebab status mereka yang sebagai mualaf.

Namun, ternyata ada banyak juga pemain mualaf yang sempat bermain untuk Timnas Indonesia. Dari sekian banyaknya, artikel ini bakal menguas lima nama pemain mualaf top yang sempat memperkuat Timnas Indonesia.

Inilah 5 Pemain sepakbola Mualaf yang sempat Bela Timnas Indonesia:

  1. Markus Horison

Markus Horison

Markus Horison merupakan mantan penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan sempat menjadi andalan di Piala AFF 2010. Ia pernah mengambil keputusan besar di tahun 2004 silam, yaitu berpindah agama menjadi memeluk islam.

Usai memeluk Islam, Markus mempunyai nama Muhammad Haris Maulana. Keputusan Markus berpindah keyakinan sempat mendapatkan penolakan dari keluarga.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Elkan Baggott Nyusul Tapi Harus Lewati Tes Kesehatan Dulu

Akan tetapi, Markus mampu melewati berbagai masalah yang timbul dari keputusannya menjadi mualaf. Dia pun tampak taat menjalani perintah Allah SWT.

Kini Markus sibuk menjadi pelatih kiper Timnas Indonesia U-16. Ia pun masuk ke dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia U-16 yang sukses juara Piala AFF U-16 2022.

  1. Diego Michiels

Diego Michiels

Diego Michiels pernah memperkuat lini pertahanan skuad Garuda. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu menjadi mualaf pada 2013. Namun, Diego sudah mulai mempelajari agama Islam sejak dirinya masih tinggal di Belanda.

Baru pada 2013, Diego akhirnya memantapkan diri untuk memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Setelah menjadi mualaf, Diego pun mengubah namanya menjadi Diego Muhammad Bin Robbie Michiels.

  1. Erol Iba

Erol Iba
Erol Iba adalah seorang mualaf. Pemain asal Jayapura, Papua itu memeluk agama Islam sejak 2002 silam, ketika masih membela Semen Padang.

Dirinya pun sempat membela Timnas Indonesia pada periode 2006-2013. Selama membela Timnas Indonesia, Erol Iba telah dipercaya bermain sebanyak 15 kali.

  1. Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra merupakan pemain berdarah Argentina yang memutuskan untuk jadi mualaf pada 2012. Setelahnya pemain yang kini memperkuat Madura United itu pun memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2018.

Esteban sendiri sempat mencatatkan satu caps, ketika Timnas Indonesia menang 3-0 melawan Myanmar pada 2018 silam. Saat itu, tim Garuda sedang melakoni laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Hanya saja, sampai saat ini Esteban belum mendapatkan kesempatan lagi membela Timnas Indonesia.

  1. Cristian Gonzales

Cristian Gonzales
Cristian Gonzales saat ini masih aktif menjadi pesepakbola profesional meski sudah berusia 46 tahun. Pada musim lalu namanya kembali bersinar berkat keberhasilannya mengantarkan RANS Nusantara FC lolos ke Liga 1 2022-2023.

Namun, kali ini Gonzales sedang dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta yang bermain di Liga 2. Gonzales sendiri diketahui memeluk agama islam pada 9 Oktober 2003 silam.

Keputusan tersebut diambil mantan pemain Timnas Indonesia itu setelah menikahi perempuan bernama, Eva Nurida Siregar. Gonzales pun memiliki nama Islam, yakni Mustafa Habibi.

Karier Gonzales meningkat pesat usai dirinya menjadi mualaf. Penyerang kelahiran Uruguay itu tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006, dan 2007-2008. Di kancah timnas, Gonzales membantu Indonesia menyabet status runner-up di Piala AFF 2010.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close