IPW Mendesak Mochamad Iriawan Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketum PSSI, Atas Tragedi Berdarah di Stadion Kanjuruhan

IPW Mendesak Mochamad Iriawan Mengundur dari Jabatan Ketum PSSI, Atas Tragis Berdarah di Stadion Kanjuruhan
IPW Mendesak Mochamad Iriawan Mengundur dari Jabatan Ketum PSSI, Atas Tragis Berdarah di Stadion Kanjuruhan

NEXTSPORT.ID – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, desak Mochamad Iriawan untuk mundur dari jabatan dari ketum PSSI.

Hal ini atas tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang merenggut nyawa 130 orang.

Sugeng Teguh Santoso menyampaikan Iwan Bule -panggilan akrab Mochamad Iriawan- dinilai harus mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjadi pertanggungjawabannya.

BACA JUGA:  Liga 1 Dimulai Tanggal 27 Juli, VAR Masih Tunggu Sponsor Biayai !

Pasalnya, tragedi berdarah yang berlangsug di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB itu menjadi peristiwa terburuk di sepakbola nasional.

Mochamad Iriawan

“Mochamad Iriawan seharusnya malu dan mengundurkan diri dengan adanya peristiwa terburuk di sepakbola nasional,” ucap Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan MNC Portal Indonesia (MPI) peroleh, Minggu (2/10/2022).

Menurutnya, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) perlu mengawal tragedi berdarah itu. Pasalnya, peristiwa itu telah menjadi perhatian dunia internasional.

“Presiden Jokowi harus memberikan perhatian terhadap dunia sepakbola di Indonesia yang selalu ricuh dan menelan korban jiwa,” ujar Sugeng.

Perlu diketahui, tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, terjadi ketika pertandingan Arema FC vs Persebaya pada pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023. Pada pertandingan itu, tim berjuluk Singo Edan itu menderita kekalahan dengan skor 2-3 dari Persebaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close