Pelatih Timnas Curacao Ketakutan Lemparan Maut Pratama Arhan

Pelatih Timnas Curacao Ketakutan Lemparan Maut Pratama Arhan
Pelatih Timnas Curacao Ketakutan Lemparan Maut Pratama Arhan

NEXTSORT.ID – Jelang laga Timnas Indonesia melawan Curacao, Remko Bicentini sebagai juru taktik ketakutan lemparan lemparan maut Pratama Arhan.

Mantan anak buah Patrick Kluivert di Timnas Curacao itu menyebutkan bahwa Pratama Arhan adalah pemain yang bagus, dalam menjaga lini pertahanan ataupun dalam menyerang.

Garuda Nusantara bakal kembali melawan Curacao pada FIFA Matchday bulan September 2022. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada Selasa (27/9/2022) pukul 20.00 WIB.

Pada sebelumnya, Garuda Nusantara berhasil meraih kemenangan pada pertandingan perdana melawan Curacao dengan skor 3-2.

BACA JUGA:  Netizen Serukan STYOUT, PSSI Pastikan Shin Tae-yong Tetap Latih Timnas Indonesia

Pada saat itu, laga digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung pada Sabtu (24/9/2022) malam WIB.

Pada laga itu, Timnas Indonesia berhasil menang melalui tiga gol Marc Klok (18’), Fachruddin Aryanto (22’), dan Dimas Drajad (56’).

Sedangkan, Curacao hanya bisa mencetak dua gol yang masing-masing dilesakkan oleh Rangelo Janga (8’), dan Juninho Bacuna (25’).

“Melakukan yang lebih baik dalam menciptakan peluang. Jika Anda melihat gol Indonesia, kami melakukan beberapa kesalahan sebelum Indonesia mencetak gol lebih banyak. Kami harus melakukan lebih baik di laga ini” kata Remko Bicentini kelar sesi latihan Curacao pada Senin, 26 September 2022 malam WIB.

Walaupun telah melakukan sejumlah evaluasi, Remko Bicentini menaruh perhatian Pratama Arhan. Ia menyebut, pemain Tokyo Verdy itu memiliki lemparan yang luar biasa dan juga kemampuan bertahan dan menyerang yang sangat baik pula.

“Semua pemain, tapi nomor (punggung) 12 (Pratama) Arhan, punya lemparan ke dalam yang bagus. Ia pemain bagus, dia bisa bermain bertahan dan menyerang,” kata Remko Bicentini.

Seandainya bisa menang atas Curacao lagi, Timnas Indonesia akan memperoleh 7,41 poin. Tambahan 7,41 poin dapat membuat Timnas Indonesia naik ke ranking 152 dunia, menggeser Republik Dominika.

Jelang laga kedua, Remko Bicentini menyebutkan skuadnya telah melakukan sejumlah evaluasi usai dikalahkan di pertandingan pertama.

Juru taktik asal Belanda itu berharap skuadnya minim membuat kesalahan dan membuat lebih banyak peluang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close