Ternyata JIS Dirancang Konsultan Yang Merancang Stadion Tottenham Hotspur & Stadion Piala Dunia Qatar 2022

Ternyata JIS Dirancang Konsultan Yang Merancang Stadion Tottenham Hotspur & Stadion Piala Dunia Qatar 2022
Ternyata JIS Dirancang Konsultan Yang Merancang Stadion Tottenham Hotspur & Stadion Piala Dunia Qatar 2022

NEXTSPORT.ID – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) lontarkan pernyataan setelah PSSI mengatakan Jakarta International Stadium (JIS) tidak memenuhi standar FIFA.

Jakpro membantah pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa stadion yang mereka bangun adalah stadion kelas dunia berstandar FIFA.

Jakpro juga menyebutkan jika JIS dirancang oleh konsultan pelaksana langsung dari Inggris, Buro Happold. Ia merupakan pihak yang juga merancang stadion megah di London, yaitu Tottenham Hotspur.

PT Jakarta Propertindo [Jakpro] melalui tugas yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti yang tertuang dalam Pergub no 14 tahun 2019, telah menyelesaikan stadion kelas dunia berstandar FIFA,” bunyi keterangan Jakpro dalam rilis, Jumat (9/9).

BACA JUGA:  Masa Depan Timnas Cerah! Kabar Baik Soal Transfer Alfeandra Dewangga, Netizen Indonesia Kegirangan

”JIS dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepak bola modern di Liga Inggris, seperti Tottenham Hotspur Stadium di London serta perancangan beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022,” lanjut keterangan itu.

PSSI sendiri telah pastikan laga uji cobaTimnas Indonesia melawan Curacao batal digelar di JIS. PSSI memiliki alasan JIS tidak memenuhi standar FIFA alhasil tidak bisa digunakan untuk pertandingan FIFA Matchday.

‘’Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Matchday yang mengundang animo penonton sangat banyak, maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% – 50% – 75% – 100% dari perhitungan maximum safety capacity,’’ kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam keterangan resminya, Jumat (9/9).

”Di samping itu, terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur. Nah, kalau kita paksakan pasti akan menjadi catatan FIFA,’’ tandasnya.

Timnas Indonesia bakal hadapi Curacao pada bulan September ini dalam dua laga yang masuk dalam kalender FIFA.

Pertandingan yang pertama telah dipastikan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sedangkan laga kedua akan digelar di Stadion Pakansari, Kab. Bogor atau Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close