Kesusahan Bobol Gawang PSM, Pelatih Arema FC Puji Jantung Pertahanan PSM Makassar

Kesusahan Bobol Gawang PSM, Pelatih Arema FC Puji Jantung Pertahanan PSM Makassar
Kesusahan Bobol Gawang PSM, Pelatih Arema FC Puji Jantung Pertahanan PSM Makassar

NEXTSPORT.ID – Pasca mengalami kekalahan kala berhadapan PSM Makassar, Arema FC kesulitan menciptakan satu tendangan mengarah ke gawang sepanjang pertandingan.

Arema FC kembali menderita kekalahan dalam pekan ke-5 Liga 1 2022/2023 dengan gol tipis 1-0 dari Juku Eja di Stadion Gelora BJ Habiebie, Parepare, Sabtu (20/8) sore.

Yuran Fernandes merupakan pemain yang mencetak gol tunggal pada pertandingan tersebut di menit ke-41 lewat titik putih sampai pertandingan selesai, akhirnya mendapat tambahan tiga poin.

Perlu diketahui, Arema FC hanya membuat empat kali tembakan pada sore itu. Dari empat kali tembakan itu, tidak ada tembakan yang membahayakan mengarah ke gawang PSM Makassar.

BACA JUGA:  Inilah Kritik Pedas Media Vietnam Melihat Indonesia Bahagia Usai Kalah di Final AFF

Juru taktik Arema FC Eduardo Almeida menjelaskan bahwa skuadnya tampil tidak baik pada paruh pertama.

Skuad AREMA FC terlalu mudah membiarkan tim lawan untuk menekan dan membuat banyak peluang.

Gencaran serangan bertubi-tubi itu membuat bek tengah Arema FC Bagas Adi Nugroho melakukan pelanggaran di jantung pertahanan terhadap Everton.

“Di babak pertama kami bermain tidak bagus, PSM harus diakui adalah tim yang lebih baik selama 45 menit pertama sampai mereka akhirnya bisa mencetak gol lebih dulu,” ujar pelatih asal Portugal itu.

BACA JUGA:  Jelang Laga Borneo FC Hadapi Persikabo 1973, Djajang Nurdjaman Incar Tiga Poin Penuh!

Dia mengatakan ingin mencoba mengubah mobilitas bermain usai turun minum. Namun, serangan Arema FC sama sekali tidak membahayakan.

Tidak terjadi peluang emas yang bisa dibuat Abel Camara dkk. Apalagi sepanjanag 90 menit skuadnya hanya bisa membuat empat tembakan yang semuanya tidak mengarah ke gawang.

“Kami ubah strategi di babak kedua. Kami coba cetak gol, supaya minimal bisa incar hasil seri,” ungkap Eduardo Almeida saat konferensi pers pasca-pertandingan dikutip dari situs resmi Liga Indonesia Baru.

BACA JUGA:  127 Orang Tewas, Indonesia Terancam Sanksi FIFA Sampai Potensi Pencabutan Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

“Tapi ternyata apa yang kami lakukan tidak terlalu bagus,” lanjutnya.

Eduardo Almeida memberi apresiasi strategi PSM bertahan, terlebih di babak kedua ketika mereka tengah unggul.

Unggul penguasaan bola sebesar 54 persen tidak bisa ciptakan gol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

close