Kualifikasi Piala Asia 2023 Sebentar Lagi, Shin Tae-yong Desak Pemerintah Percepat Proses Naturalisasi

Kualifikasi Piala Asia 2023 Sebentar Lagi, Shin Tae-yong Desak Pemerintah Percepat Proses Naturalisasi
Kualifikasi Piala Asia 2023 Sebentar Lagi, Shin Tae-yong Desak Pemerintah Percepat Proses Naturalisasi

Ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 sebentar lagi akan dihelat, Shin Tae-yong meminta kepada Pemerintah untuk mempercepat proses Naturalisasi dari Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama.

Diketahui, PSSI dan Menpora saat ini tengah bekerjasama dalam menuntaskan proses naturalisasi dari Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama.

Untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat, keduanya sudah melakukan beberapa agenda untuk melengkapi proses naturalisasi.

BACA JUGA:  Witan Sulaeman Makin Gacor di FK Senica, Masa Depan Timnas Indonesia Cerah

Sementara, Shayne Pattynama baru akan tiba di Indonesia pada pekan depan ataupun minggu-minggu ini.

Shin Tae-yong sendiri menegaskan bahwa ketiga pemain ini merupakan Plan A dirinya untuk dibawa ke Kualifikasi Piala Asia 2023.

Dirinya pun meminta kepada Pemerintah untuk segera merampungkan proses naturalisasi dari Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama.

Shin Tae-yong ingin ketiga nama ini sudah bisa didaftarkan sebagai pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 pada tanggal 8 Juni mendatang.

BACA JUGA:  Lelah Tak Jadi Halangan, Saddil Ramdani Tetap Semangat Bela Timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2021

“Mereka (pemain naturalisasi) ada dalam ‘plan’ A saya. Saya minta tolong kepada pemerintah untuk mempercepat naturalisasi mereka,” ujar Shin Tae-yong saat ditemui di Jakarta.

“Menpora dan Ketua Umum PSSI mengatakan mereka membantu agar naturalisasi itu dipercepat,” kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersbut.

BACA JUGA:  FIFA Matchday Timnas Indonesia Melawan Timor Leste, Media Vietnam Beri Komentar

Jika nantinya ketiga pemain ini tak bisa membela Timnas Indonesia karena Naturalisasi belum kelar, maka Shin Tae-yong tetap pede dengan skuad yang ada.

“Andai mereka tidak bergabung ke tim, kami tetap menyiapkan skuad dengan maksimal,” tutur pelatih 52 tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

close