Mangkir Dari Timnas, Ramai Rumakiek Terancam Sanski Denda Rp 20 Juta dan Larangan Bermain 6 Bulan

Mangkir Dari Timnas, Ramai Rumakiek Terancam Sanski Denda Rp 20 Juta dan Larangan Bermain Sepakbola 6 Bulan
Mangkir Dari Timnas, Ramai Rumakiek Terancam Sanski Denda Rp 20 Juta dan Larangan Bermain Sepakbola 6 Bulan

Hukuman berat nampaknya bisa saja menimpa Ramai Rumakiek yang tak jadi masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2021 Hanoi.

Belakangan ini terkuak bahwa Ramai Rumakiek mengabaikan 2 arahan Shin Tae-yong. Dirinya memang mangkir dari pemusatan latihan di Jakarta karena sakit.

Namun, Shin Tae-yong dan tim pelatih menginginkan Ramai Rumakiek untuk segera datang ke Jakarta demi melakukan tes MRI. Sayangnya arahan tersebut diabaikan dan Ramai tak memberikan respon apapun.

Kesalahan kedua adalah ketika Ramai diminta untuk mengirim paspor dirinya demi mengurus proses keberangkatan ke Korea Selatan. Lagi-lagi Ramai Rumakiek abai dan tak merespon apapun.

BACA JUGA:  Kalah di Head to Head, Shin Tae-yong Yakin Kali Ini Timnas Indonesia U-23 yang Menang

Karena dua hal tersebut, Shin Tae-yong resmi mencoret namanya dari Timnas Indonesia U-23 dan akan segera memberikan hukuman.

“Ramai Rumakiek tidak bisa main di SEA Games. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, dia tidak respons sama sekali, jadi saya harus berikan sanksi kepada Rumakiek,” ucap Shin Tae-yong, dikutip dari situs resmi PSSI, Sabtu (18/4/2022).

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin hal ini yang akan segera dirasakan oleh Ramai Rumakiek. Tak hanya sanksi dari Shin Tae-yong, Ramai Rumakiek juga terancam sanksi dari Komdis PSSI.

BACA JUGA:  Duet Witan & Egy Mulai Mengganas, Sea Games 2021 Optimis Emas !

Ramai bisa terancam Pasal 73 Kode Disiplin PSSI tentang Pengabdian terhadap Kewajiban kepada Tim Nasional.

Isinya yakni denda minimal Rp 20 Juta dan Larangan bermain sepakbola sekurang-kurangnya 6 bulan. Hal ini tertuang pada ayat kedua pasal 73 tersebut.

“Pemain yang tidak mengindahkan kewajibannya kepada tim nasional (seperti menolak untuk memenuhi panggilan mengikuti seleksi pembentukan tim nasional, tidak bersedia mengikuti pemusatan latihan tim nasional, meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa alasan yang cukup memadai dan dapat diterima atau tidak sesuai dengan regulasi FIFA dan regulasi PSSI yang berlaku, dan/atau melakukan pelanggaran yang telah ditetapkan oleh manajemen tim nasional),” bunyi pasal 73 ayat 2.

BACA JUGA:  Jadwal Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-19 Di Korea Selatan 22 Maret-13 April 2022

“(itu) merupakan tingkah laku buruk dan karenanya diberikan sanksi berupa: sanksi larangan ikut serta dalam aktivitas yang terkait dengan sepak bola sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan dan sanksi denda sekurang-kurangnya Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah),” lanjut ayat tersebut.

Tentu ini merupakan kerugian yang sangat besar bagi Ramai Rumakiek jika benar akan dihukum oleh Komdis PSSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

close