Cerita Pratama Arhan, Orang Tua Hutang Buat Beli Sepatu dan Kini Andalan Timnas

Cerita Pratama Arhan, Orang Tua Hutang Buat Beli Sepatu dan Kini Andalan Timnas
Cerita Pratama Arhan, Orang Tua Hutang Buat Beli Sepatu dan Kini Andalan Timnas

Dibalik kesuksesan Pratama Arhan, ternyata dirinya mempunyai kisah perjuangan yang sangat berat.

Hal itu ia ceritakan di acara XCO Mediaverse mulai dari ia ditolak seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan kini menjadi andalan Timnas Indonesia.

“Titik terendah saya saat SMP, waktu itu saya ikut seleksi POPDA, dan di situ saya ada temen 10 pada keterima semua. Dan saya tidak keterima sendiri waktu itu, dan saya waktu itu mikir kenapa temen-temen saya bisa, tapi saya tidak bisa.

Apakah kemampuan saya tidak baik, atau kurang baik. Saya sampai merenung dan nangis sendiri, dan mikir ah nggak mungkin lah jadi pemain bola, orang seleksi POPDA aja nggak keterima,” ujarnya dalam acara CXO Mediaverse yang ditayangkan di cxomedia.id, Sabtu (22/1/2022).

BACA JUGA:  Kim Pan-gon Tantang Malaysia U-23 Untuk Kalahkan Timnas Indonesia U-23

“Di balik itu pastinya penuh perjuangan. Karena waktu itu kan saya orang yang kurang mampu lah bisa dibilang seperti itu. Saya hidup di desa, hidup sama keluarga sederhana.

Dulu saja orang tua saya beliin saya sepatu Rp 25 ribu sekali pakai sudah langsung rusak. Ibu saya sampai utang untuk belikan saya sepatu, kasih uang jajan pas saya di Semarang,” katanya.

“Dari situ saya termotivasi bahwa saya bisa menjadi pemain profesional, bisa jadi yang terbaik,” katanya.

BACA JUGA:  4 Pemain Timnas Indonesia U-19 Yang Perlu Di Acungi Jempol Saat Lawan Timor Leste

“Ya, waktu kecil sih saya sering main bola juga di kampung, terus kakak saya juga pemain bola ikut SSB, terus kakak saya bilang daripada main di kampung mending ikut kakak aja,” katanya.

“Dan dari situ setelah lulus SMA saya sudah ikut PSS U18 dan alhamdulillah saya keterima di situ, di kompetisi elite pro. Saya dari situ saya dinaikkan ke PSS U20. Waktu itu saya selesai elite pro.

Saya dipanggil Timnas U19, dari situ saya sudah mulai percaya diri kalau saya harus bisa meraih cita-cita saya. Nggak lama dari situ, saya dinaikan ke PSS senior dan tidak lama juga saya dipanggil Timnas Senior,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Inilah Alasan Shin Tae-Yong Pelajari Islam Sejak Menjabat Pelatih Timnas Indonesia

“Cara-cara saya untuk melompat lebih tinggi lagi ya saya pastinya kerja keras, terus minta doa restu orang tua. Saya pun juga berdoa, disiplin, tanggung jawab, dan jangan menyerah.

Saya selalu tanamkan pada diri saya untuk mencoba tantangan baru. Saya pasti targetkan untuk bermain ke luar negeri,” pungkasnya.

Semoga makin sukses Pratama Arhan, harumkan nama Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

close